Archive for the ‘Success Story’ Category

Saya Workaholic ?!

Thursday, April 23rd, 2009

12

Arrgghhhh… minggu lalu saya cuapekk puooolllllll. Thanks GOD, hari-hari yang melelahkan itu telah berlalu. Coba bro & sis bayangkan, sejak minggu lalu sampai sabtu, [nyaris 1 minggu, euy..] saya tidur jam 00.30, bangun jam 05.30, tidur lagi jam 00.30.. Setelah mentari menyapa, langsung bergegas ke sekolah. Abis seharian sekolah, ngadain eksperimen buat karya ilmiah, dilanjutkan di rumah teman buat ngejar deadline proyek komputer, sampai di rumah, masih harus nyelesain tugas gambar yang musti saya ulang sampai 3 kali ! Kadang, masih ditambah belajar buat ulangan besok,  bersihin kandang hamster, blogwalking, dll..

Seminggu aja kayak gitu, saya udah ngerasa capek bintang tujuh alias capek tujuh keliling. Tapi, seneng juga seeh, bisa ngelewati hari-hari itu.. Apalagi tugas-tugas itu beres bin sukses… Hahaha…

Ada orang bilang kalo suatu pekerjaan dipikirin terus, akan jadi beban, tapi kalo dikerjakan, akan jadi ringan… Yup… saya setuju 10000% sama teori itu. Waktu Hari-hari itu, saya ga pernah mikirin betapa banyaknya tugas yang musti kelar, deadline proyek mendesak, semuanya bisa selesai atau nggak. Pokoknya, saya cuma merintah anggota-anggota tubuh saya buat bergerak. Ya.. meskipun kadang ‘aset-aset’ saya itu juga mengeluh dipaksa kerja nonstop.. Ternyata, mengeluh itu ga selamanya buruk lho.. Kalo uneg-uneg di hati diungkapkan, rasanya batin kita makin lega. Kayaknya iklannya sprite yang “Bebaskan..bebaskan gerahmu… rasakan sensasinya..hooo”

Kerja seharian memang bikin lupa segalanya. Lupa makan, lupa tidur, bahkan sampai lupa orang yang sayang kita. Waktu 24 jam kayaknya masih kurang lama (asalkan enjoy). Tapi.. malah asik juga sekolah dengan kegiatan padat kayak gini, ntar tau-tau udah lulus aja.. hahaha…

Kata para pakar nih, orang yang terlalu banyak kerja tanpa peduli waktu [d.k.l workaholicers sejati], secara psikologis gampang stress. Dia hanya memenuhi satu sisi kehidupannya saja dengan rutinitas yang berlebihan, sedangkan sisi lain ditinggalkan begitu saja. Manusia tipe ini cenderung gagal karena tidak ada kesimbangan dalam dirinya.

Ya, Kalo saya seehh tipe orang yang sok-sokan workaholic aja. Maksudnya, saya lebih enjoy buat ngerjain apapun [termasuk bikin perkara] daripada nonton bokep seharian di rumah.

Postingan ini sebenarnya mau saya post hari minggu lalu, tapi entah kenapa, beribu-ribu alasan datang dan berusaha meyakinkan saya untuk malas mengupdate blog.. Btw..tentang  kontes yang diadakan bro Adieska . Bro & Sis jangan absen berpartisipasi ya…!

Jejak Seorang Great Leader

Thursday, April 9th, 2009

Ga kerasa.. hari ini, pemilu calon legislatif [caleg] sudah digelar di seluruh Indonesia. Menurut saya, seorang pemimpin harusnya berani untuk berbeda. Seorang pemimpin juga musti berani untuk bertindak dengan hati nuraninya sendiri. Di postingan kali ini, saya akan membahas tentang salah seorang pemimpin, yang menurut saya layak untuk diteladani.

Tanpa Aku Perancis Kacau

Kalimat pendek itu jadi slogan utama kampanye Charles De Gaulle pada pemilu Perancis tahun 1965.  Kalimat singkat itu ternyata mampu meyakinkan rakyat Perancis untuk memilihnya menjadi presiden.

Sikap De Gaulle memang kerap kali membingungkan lawan dan kawannya. Presiden Roosevelt pernah menyindir De Gaulle sebagai pemimpin yang tidak sesuai zamannya, egonya terlalu besar, dan tidak bisa diajak kerjasama. Kenapa ? Karena Charles De Gaulle berani beda dan berani untuk berbuat sesuai dengan hati nuraninya. Berbeda dengan kebanyakan pemimpin Eropa Barat, De Gaulle terang-terangan tidak mendukung Amerika dalam perang Vietnam. De Gaulle juga membuat ’surprise’ besar buat masyarakat internasional dengan memberikan pengakuan kepada pemerintah komunis Republik Rakyat Tiongkok. Walaupun banyak negara yang mengecamnya, De Gaulle dengan santai menjawab :

Saya hanya mendahului satu proses yang tidak terhindarkan. Lusa kalian akan mengikuti saya. Lihat saja nanti, cepat apa lambat Dunia akan mengakui RRC

Ya.. prediksi De Gaulle tidak meleset. Sekarang, Tiongkok bisa digolongkan negara superpower dunia.

Charles De Gaulle sangat senang membaca buku-buku sejarah untuk mempelajari nilai-nilai kepemimpinan seorang great leader. Bagi De Gaulle, hidup adalah perjuangan, bukan gelak tawa dan kesenangan.

Prinsip politik De Gaulle adalah “Tidak ada bantuan yang gratis. Tidak ada negara yang punya sahabat, sebab yang ada hanyalah kepentingan”. Artinya kurang lebih seperti pepatah “Ada udang dibalik batu”, yaitu semua bantuan yang diberikan suatu negara ke negara lain pasti punya pamrih politik. De Gaulle ga cuma berteori. Dengan tegas, De Gaulle berani menyatakan Perancis hanya akan bersekutu dengan Amerika Serikat hanya kalau ada manfaat bagi kedua belah pihak.

Charles De Gaulle tidak hanya disegani rakyat Perancis saja, seluruh dunia pada saat itu juga sangat menghormatinya. Bahkan, seorang presiden Perancis pernah memberi kesaksian :

Charles De Gaulle  adalah pemimpin Perancis yang sepanjang hidupnya mengabdikan kepada tanah air dan menolak kediktatoran.  Hanya Dia yang layak untuk membentuk pemerintahan Republik,

Hingga kini, rakyat Perancis selalu mengingat slogan pendek dalam kampanyenya : “Tanpa Aku Perancis  Kacau”. Sebagai penghargaan rakyat Perancis atas dirinya, bandara terbesar di Perancis diberi nama Charle De Gaulle International Airport.

Well.. Saya setuju dengan opini De Gaulle. Kesuksesan selalu meninggalkan jejak. Knapa kita tidak belajar dari seorang “great leader”, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari ?

Kawula Muda yang Sukses [Bagian 1]

Saturday, March 28th, 2009

Facebook , siapa seeh yang ga kenal nama itu ? Kayaknya hampir semua lapisan masyarakat, mulai dari remaja, profesional, ibu rumah tangga, dan pebisnis online pun juga maen fesbuk. Dari data yang ada, ada sekitar 175 juta profile  aktif,  yang rata-rata seorang user maen facebook  19 menit per hari. Dan yang luar biasa, pendiri facebook, Mark Zuckerberg masih berusia 23 tahun ! Dalam postingan kali ini saya akan membahas asal usul facebook dan orang yang berada di balik kesuksesan facebook.

Cerita tentang facebook berawal ketika Mark Zuckerberg membuat situs perjodohan eksklusif buat lcivitas Harvard.yang dinamakan facemash.com. Cara kerjanya kurang lebih seperti ini : Facemash nampilin foto dua orang sejoli, pengunjung ngasi rating foto , terus dipilih deh couple yang paling hot. Untuk mendapatkan foto-foto yang berkualitas, Zuckerberg ga segan-segan minta foto-foto temannya secara door to door ! Yang lebih parah, Zuckerberg  nekat ngehack akses jaringan komputer kampusnya buat ngedapetin foto yang ia inginkan. Apesnya, (atau untungnya ?)  dia tertangkap basah sama pihak kampus, akhirnya facemash.com pun diblokir..

Rupanya, Zuckerberg ga kenal kata menyerah.  Tanggal 4 februari 2004, ia bersama Dustin Moskovitz, Chris Hughes dan Eduardo Saverin kembali meluncurkan web,  thefacebook.com. Nama facebook  diinspirasi dari majalah kampus yang bernama “Face Book”, yaitu majalah buat mahasiswa baru supaya mereka lebih mengenal kampusnya. Awalnya,  facebook eksklusif untuk mahasiswa Harvard.

Tahun 2005 sepertinya jadi tahun keemasan buat Zuckerberg dan thefacebooknya.  Setelah mendapatkan suntikan dana segar hasil join dengan Accel Partners,  agustus 2005,  ia membeli domain facebook.com seharga US$ 200.000. Wow..jumlah yang fantastis hanya untuk sebuah domain yang belum populer ( kalo di rupiahkan, kurang lebih 2 milyar ).

11 September 2006, Facebook berevolusi. Semua orang berusia 13 tahun ke atas di seluruh dunia yang punya alamat e-mail bisa jadi user facebook. Di tahun yang sama, Friendster sempat nawar facebook seharga 10 juta USD, tapi Zuckerberg langsung menampik tawaran itu. Dia juga menolak tawaran dari Viacom yang menawar Facebook seharga 750 juta USD, dan tawaran Yahoo sebesar 1 milyar US Dollar. Setahun kemudian, Microsoft mengakuisisi 1,6 % kepemilikan facebook seharga 240 juta dollar. Kekayaan Mark Zuckerberg pun meningkat drastis. Tahun 2008, dia masuk ke dalam daftar orang terkaya ke 321 di Amerika. Rekor sebagai orang termuda yang pernah masuk ke forbes 400 pun didapatkannya

Di dunia tidak ada yang sempurna. Perjalanan pun bukannya tanpa hambatan. Tetapi, Zuckerbeg ga menyerah dengan tantangan, jadinya facebook terus berkembang pesat sampai sekarang ini. Contoh rintangan-rintangan yang menghalangi jalannya facebook :

* Pada Oktober 2005, New Mexico University memblokir akses facebook dalam jaringannya dengan dalih situs facebook bukan merupakan situs penunjang kampus. Pemerintah provinsi Ontario, Kanada juga memblokir akses facebook dengan alasan yang serupa.

* Beberapa negara sampai saat ini masih melarang warga negaranya menjadi user facebook. Pemerintah Syria melarang akses Facebook dengan alasan situs ini berpeluang dimanfaatkan Israel untuk meluaskan pengaruhnya. Pemerintah Iran juga memblokir facebook karena khawatir media ini akan digunakan pihak oposisi untuk menggalang jaringannya.

* Sejumlah user yang ingin keluar dari jaringan Facebook mengaku kesulitan dalam menghapus data-data pribadinya. Hal ini terjadi karena sebelumnya Facebook hanya mengizinkan pengguna untuk sekedar deaktivasi saja sedangkan data-data pribadi tetap tersimpan dalam server Facebook. Kebijakan ini dikritik besar-besaran oleh para pengguna yang ingin benar-benar menghapus seluruh datanya. Sebagai tanggapan, pihak Facebook kemudian merubah kebijakan pada 29 Februari 2008 sehingga sejak saat itu pengguna yang ingin keluar dapat meminta data-data pribadinya untuk dihapus sama sekali dari jaringan Facebook.

* Pada 2004, ConnectU, sebuah situs yang mirip dengan Facebook, membuat tuntutan hukum kepada Zuckerberg atas tuduhan penjiplakan ide kreatif dan source code. Para pendiri ConnectU (Divya Narendra, Cameron Winklevoss dan Tyler Winklevoss) yang merupakan rekan sekelas Zuckerberg di Harvard beranggapan bahwa konsep dasar Facebook adalah ide mereka dan Zuckerberg hanyalah orang yang disewa untuk mendesainnya.

* Pesepakbola tenar Italia, Alesandro Del Piero menggugat Facebook pada 9 Februari 2009 karena memuat profil palsu dirinya yang berisi tautan-tautan ke berbagai situs propaganda Nazi. Del Piero kemudian menyatakan bahwa ia bukan pendukung Nazi dan sama sekali tidak pernah memiliki akun apapun di Facebook.

Well…berikut ini adalah pelajaran yang saya dapatkan dari anak muda tersebut :

* Di zaman sekarang ini, banyak cara untuk menjadi sukses yang berbeda dengan cara-cara yang ada pada generasi sebelumnya.

* Menolak sesuatu yang “Bagus” untuk mendapatkan sesuatu yang “Luar Biasa”

* Menjadikan rintangan menjadi sebagai peluang…

Well…kayaknya tulisan saya cukup sekian.. Ini artikel pertama yang saya post. Jadi.. kalo banyak kurangnya, ya mohon dimaafin. Thanks sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini.  Jangan lupa tinggalkan komentar ya..